cpns2016.com | Perjuangan Lulus CPNS mulai dari dendam hingga lulus | Bila bicara tentang tes CPNS memang ada kesan tersendiri di hati karena untuk menggapainya tidaklah mudah, selain kerja keras tentu keberuntungan kerap kali menjadi prinsip terakhir mengingat persaingan yang begitu ketat.

Dari manual hingga CAT CPNS

Lulus kuliah namun belum kerja itu sesuatu banget ya, bukan karena sesuatu yang positif namun menjadi beban moral tersendiri apalagi di momen-momen penting keluarga tentu ada pertanyaan yang berubah bila dulu (sewaktu kuliah) pertanyaannya adalah kapan wisuda? kini pertanyaannya kerja dimana sekarang?

Mungkin CPNS bukan satu-satunya alternatif kerja melainkan ada beberapa lowongan lain yang bisa ditempuh namun iming-iming kesejahteraan bagi pegawai PNS dengan jaminan masa depan menjadi magnet tersendiri untuk mengkutinya.

2 kali tes CPNS telah diikuti di tahun pertama menggunakan manual yakni tes tertulis menggunakan LJK (lembar jawaban komputer) dan yang kedua yakni menggunakan CAT (computer assisted test).

pengalaman cpns

Ikut tes CPNS pertama kali

Saat pertama kali ikut tes CPNS waktu itu masih menggunakan sistem tes manual dan pendaftaran hanya dibuka selama 2 minggu dengan syarat khususnya yaitu SKCK dan Kartu Kuning. Melengkapi berkas pendaftaran CPNS itu terkadang tak semulus yang dibayangkan. Antrian yang panjang dan rasa lelah menunggu sudah menjadi teman akrab kala itu hingga akhirnya semua persyaratan yang diperlukan lengkap.

Keuntungan di waktu pelaksanaan tes CPNS secara manual adalah bisa mendaftar lebih dari 1 daerah dan bisa mengikuti tes keduanya, karena memang jadwal ujian ditentukan oleh daerah masing-masing, berbeda halnya dengan tes menggunakan CAT yang berlangsung serentak.

Pengiriman berkas yang pertama ternyata dikembalikan karena ada surat pernyataan yang seharusnya tulis tangan namun waktu itu diketik, alhasil kembali melengkapi berkas untuk dikirimkan sebelum waktu pendaftaran ditutup karena kesempatan ikut tes CPNS itu hanya berlangsung sekali dalam setahun (dulu), sayang sekali bila melewatkannya.

Akhirnya kartu peserta yang dinantikan diperoleh dan sampai dengan baik artinya sudah resmi untuk mengikuti tes seleksi CPNS yang telah dijadwalkan, dan ada waktu tunggu untuk mempersiapkan diri, oleh karenanya coba melakukan persiapan.

Kesalahan persiapan diri menjelang tes CPNS

Namanya juga yang pertama masih belum paham apa yang harus dilakukan namun juga tak mau bila harus mengikuti tes tanpa persiapan oleh karena itu coba belajar materi-materi kuliah dan coba belajar soal-soal ujian sekolah dahulu terutama matematika dan bahasa inggris karena kedua pelajaran ini yang tersulit saat sekolah dulu.

Dan tiba saatnya pelaksanaan tes CPNS, pergi pagi-pagi sekali karena takut terlambat dan setibanya di tempat ujian bukannya merasa asing namun di beberapa sudut tampak wajah-wajah teman yang tak asing lagi, ya benar itu teman-teman sewaktu kuliah dulu.

Lokasi tes pun menjadi ajang reunian dadakan, hingga beberapa saat menjelang tes dimulai untuk masuk ke dalam ruangan.

Setibanya di dalam ruangan yang bejumlah sekitar 20an orang sudah ditentukan nomor-nomor peserta yang ditempel di meja tempat ujian, tak lama kemudian panitia yang didampingi oleh Satpol PP dan polisi membagikan soal ujian tes CPNS.

Masih ingat betul waktu itu soalnya berjumlah 120 butir soal dengan jenis pilihan ganda terdiri dari 3 kategori tes yakni wawasan kebangsaan, pengetahuan umum dan juga karakteristik pribadi. Wah sama sekali materi kuliah tak masuk di ujian satu soal pun. Sungguh kesalahan dalam persiapan diri menjelang tes CPNS, namanya juga pengalaman pertama.

Pengumuman Kelulusan yang mendebarkan

Persiapan yang salah membuat pasrah terhadap hasil yang akan diperoleh nanti namun tetap saja saat pengumuman akan segera berlangsung, rasa berdebar itu semakin kuat, tak yakin namun tetap penasaran terhadap hasil ujian.

Dan tibalah waktu pengumuman.... Ternyata kelulusan tes CPNS ditentukan oleh hasil bukan karena total jumlah nilai yang tinggi melainkan lulus passing grade dalam setiap kategori baik itu tes wawasan kebangsaan, pengetahuan umum dan juga karakteristik pribadi.

Alhasil berikut nilai yang diperoleh :

  1. Tes Karakteristi Pribadi memperoleh nilai tinggi,
  2. Tes Pengetahuan Umum diatas passing grade.
  3. Tes wawasan kebangsaan, 0,5 poin dibawah passing grade.
Kecewa?? Ya pastinya tapi yang lebih mengecewakan lagi ketika beberapa teman dekatmu lulus, sedangkan kita tak lulus. Belum lagi saat pulang ke rumah harus menjawab serangkaian pertanyaan baik itu dari keluarga, teman dekat maupun tetangga, bukan hal yang menyenangkan.

Merasa pesimis, dianggap remeh dan tak dipercaya itulah beberapa perasaan yang dialami sehingga ada rasa dendam untuk melakukan lebih di kesempatan selanjutnya yakni setahun kemudian.

Lulus tes CPNS Murni tanpa sogokan

Setahun bukan waktu yang dekat, penantian lama dengan menyimpan dendam masa lalu dan sedikit keyakinan untuk lulus pada tes selanjutnya, dan ternyata satu tahun kemudian sistem berubah menjadi CAT CPNS untuk pertama kali, kesempatan kembali berkurang karena sebelumnya bisa mendaftar di 2 tempat namun kali ini hanya 1 daerah saja.

Proses di tahun pertama kembali terjadi dengan beberapa perbaikan yakni :
Kesalah pada persiapan diri jangan sampai terulang, dan dengan mempelajari contoh soal CPNS akhirnya bisa lulus murni tanpa sogokan.

Itulah sepengggal kisah, pengalaman ikut tes CPNS, bagaimana dengan kisahmu???
Description
: Perjuangan Lulus CPNS mulai dari dendam hingga lulus
Rating
: 4.5
Reviewer
: CPNS Guru
ItemReviewed
: Perjuangan Lulus CPNS mulai dari dendam hingga lulus