CPNS 2017-2018 | Salah satu kabar bahagia yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia dari pemerintahan Jokowi akhirnya datang juga. Belum lama ini, orang nomor satu di Indonesia yakni Presiden Joko Widodo secara resmi melalui surat telah memerintahkan tiga kementrian yaitu Menkeu, MenPAN-RB dan Menkum untuk membahas dan meninjau kembali mengenai Undang-Undang Aparatur Sipil Negara atau ASN yang pelaksanaannya dilakukan bersama jajaran DPR RI.

uu asn 2017


Tanggapan tiga Menteri, DPR dan KPK mengenai revisi UU CPNS 2017

Menanggapi surat resmi yang berisi perintah Presiden Joko Widodo tersebut, ketiga Menteri yakni Asman Abnur sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau yang lebih dikenal sebagai MenPAN-RB, Menteri Keuangan dan Menteri HAM telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan perintah terebut. Hal ini menjadi salah satu berita CPNS 2017 yang disambut hangat oleh semua pihak karena sudah hampir tiga tahun tidak diadakannya pengangkatan ataupun perekrutan Pegawai Negeri Sipil PNS atau Aparatur Sipil Negara ASN.

Untuk menindaklanjuti surat perintah Presiden tersebut juga telah beberapa kali dilaksanakan rapat internal ketiga Kementrian dengan DPR. Rapat internal tersebut salah satunya membahas tentang usul inisiatif DPR untuk melakukan revisi Undang-Undang mengenai ASN yang notabennya memberitakan tenaga kerja honorer yang telah masuk kategori 2-K2. Dalam rapat tersebut, DPR mengusulkan tentang syarat CPNS 2017 melalui jalur K2 untuk dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil secara otomatis tanpa adanya batasan usia. Namun hal tersebut tak diindahkan oleh ketiga Kementrian dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Menurut mereka, hal tersebut tidak sesuai dengan hakikat dan amanat yang tertuang dalam UU ASN yang sudah disepakati.

Menurut Undang-Undang ASN yang telah berjalan, di dalamnya sudah tertuang dan tertera dengan jelas tentang beberapa peraturan seperti pendaftaran CPNS 2017 yang harus tetap mengikuti tahapan tes seleksi dari mulai tes administrasi hingga tes kemampuan akademik yang dialksanakan secara online dan serentak. Selain itu juga sudah dijelaskan bahwa tenaga kerja honorer yang masuk dalam kategori dua atau K2 tetap harus menempuh dan melaksanakan tes seleksi yang terdiri dari beberapa tahapan juga untuk menjadi pegawai negeri sipil atau PNS. Terdapat batasan usia untuk para pendaftar baru maupun yang sudah mengabdi sebagai tenaga honorer dan masuk dalam kategori K2 yakni tidak boleh melebihi 35 tahun pada saat perekrutan diselenggarakan.

Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan untuk sementara, tenaga honorer K2 tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi pegawai negeri sipil. Tetap harus melaksanakan ujian atau tes seleksi dan usia tidak boleh melebihi 35 tahun.

Sejak berita ini diturunkan, pastilah banyak pihak yang kecewa. Pasalnya tenaga hororer yang sudah melakukan pengabdian khususnya yang sudah masuk dalam kategori K2 banyak yang usianya lebih dari 35 tahun. Namun pembahasan mengenai revisi Undang-Undang ASN masih berjalan dan masih berproses. Ditunggu saja  info penerimaan CPNS 2017 yang semoga dapat segera dikeluarkan secara resmi berserta dengan formasi dan juga kepemihakkan pemerintah pada tenaga kerja honorer yang sudah masuk kategori K2.

Apapun nanti keputusannya, yang paling penting adalah persiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi tes perekrutan CPNS 2017 nantinya.
Description
: Revisi UU CPNS 2017 Presiden Jokowi Dinilai Menggembirakan
Rating
: 4.5
Reviewer
: CPNS Guru
ItemReviewed
: Revisi UU CPNS 2017 Presiden Jokowi Dinilai Menggembirakan

Kirim Berita CPNS Terbaru ke Email:

  • Cek Email
  • Klik Link Verifikasi

Info CPNS 2017

Info CPNS 2017
Perhatian!!! CPNS2016.Com tidak terkait dengan Pemerintah, Instansi Menpan maupun Panitia CPNS, untuk informasi resmi CPNS 2017 silahkan cek www.menpan.go.id atau Reg.Panselnas.id, terima kasih.