CPNS 2017-2018 | Sekarang masuk PNS makin susah sebab Standar Penerimaan CPNS 2017 semakin ketat, lalu apa saja kriterianya maka berikut kami akan berbagi mengenai informasi Standar Penerimaan CPNS 2017 Semakin Ketat, Berikut Kriterianya!! Mari disimak.

Sebelumnya telah ada 2 bukaan tes CPNS meskipun memang bukan jalur umum namun peminat lowongan CPNS tersebut cukup tinggi, dan 2 peluang CPNS yang dimaksud adalah CPNS sekolah kedinasan yang telah berakhir pada 31 Maret 2017, cek disini, sedangkan satunya lagi adalah bukaan CPNS Polri 2017 yang akan berakhir pada 15 April 2017, info cek disini.

Standar Penerimaan CPNS 2017

Lalu kembali ke bahasan awal yakni tentang standar penerimaan CPNS 2017, kira-kira apa saja kriteria terbaru untuk menjadi seorang PNS ya, berikut ada penjelasan Menpan berkaitan dengan itu.

"CPNS tahun ini masih moratorium. Nanti ke depan kita menerima betul-betul yang dibutuhkan. Jadi formasinya betul-betul misalnya guru, guru apa. Apakah guru matematika. Apakah guru fisika. Jangan guru saja judulnya, yang ada nanti beberapa sekolah isinya guru sejarah semua. Guru bahasa semua, itu enggak boleh lagi terjadi," kata Asman di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (20/11/16).

Jadi inti dari penjelasan tersebut yakni pertama Kebijakan moratorium masih berlaku jadi wajar saja bila hingga saat ini bukaan tes CPNS jalur umum masih belum pasti kemudian selanjutnya adalah kriteria yang diperlukan untuk ikut seleksi CPNS tersebut yakni sesuai dengan kompetensi yang ada.

Hal ini sebenarnya masih dalam rangka pemerintah untuk peningkatan pelayanan yang diemban seorang abdi negara, karena posisi sesuai dengan kompetensi akan sangat berpengaruh kepada kinerja, artinya cara paling efektif memperketatnya adalah dengan cara membuat standar penerimaan CPNS yang semakin ketat, misal saja untuk formasi guru fisika maka yang diperlukan adalah lulusan FKIP Fisika.

"Jadi betul-betul nanti setiap SKPD sudah punya data real tentang pegawainya, kemampuannya termasuk guru-guru dan dokternya. Maupun bidan. Dengan begitu nanti kita akan tahu kebutuhannya bener-bener yang mana," ungkap Asman

Selain dengan kompetensi yang sesuai tentu saja penerimaan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di daerah, sedangkan kekurangan yang ada bisa ditindak lanjuti dengan reditribusi pegawai, seperti yang disampaikan oleh Menpan pada 31 Maret 2017 yang lalu.

"Belum ada rencana merekrut CPNS jalur umum. Saat ini masih moratorium," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur di kantornya, Jumat (31/3).

Rekrutmen yang tengah berjalan sekarang, menurut Asman, hanya untuk formasi khusus dan anggarannya telah tersedia. Dia mencontohkan rekrutmen bidan PTT dan dokter PTT, anggarannya sudah tertata di Kementerian Kesehatan pusat hingga daerah. Demikian juga guru garis depan (GGD) dan penyuluh pertanian.

"Kalau yang jalur umum, anggarannya tidak disiapkan. Yang kami lakukan melakukan redistribusi pegawai dari instansi berlebih ke instasi yang kurang," tuturnya.

Artinya memang, standar penerimaan CPNS 2017 itu semakin diperketat, namun untuk kita yang tengah menantikan info CPNS dan berniat mengikuti seleksi CPNS maka harus berhati-hati kepada oknum yang memanfaatkan situasi dengan menjanjikan mampu meluluskan CPNS 2017.

Modusnya pun beragam, yang jelas kini penerimaan CPNS sedang dalam masa moratorium, kalaupun ada nanti pasti diumumkan di website resmi Menpan, selain itu maka tidak bisa dipercaya, baru-baru ini saja ada oknum yang membuat SK Palsu CPNS 2017 demi mendapatkan kepercayaan calon korbannya, maka hati-hati.

Description
: Standar Penerimaan CPNS 2017 Semakin Ketat, Berikut Kriterianya!!
Rating
: 4.5
Reviewer
: CPNS Guru
ItemReviewed
: Standar Penerimaan CPNS 2017 Semakin Ketat, Berikut Kriterianya!!

Kirim Berita CPNS Terbaru ke Email:

  • Cek Email
  • Klik Link Verifikasi

Info CPNS 2017

Info CPNS 2017
Perhatian!!! CPNS2016.Com tidak terkait dengan Pemerintah, Instansi Menpan maupun Panitia CPNS, untuk informasi resmi CPNS 2017 silahkan cek www.menpan.go.id atau Reg.Panselnas.id, terima kasih.