CPNS 2017-2018 | Kualitas merupakan pertimbangan yang tak bisa diganggu gugat dalam seleksi CPNS Guru 2017-2018 oleh karenanya salah satu poin penting dari hal itu adalah IPK yang dianggap mewakili kemampuan seseorang semasa mengikuti pendidikan di perguruan tinggi.

Meskipun memang IPK tidak selalu mewakili kepintaran seseorang namun hanya IPK yang menjadi bukti nyata hasil perolehan seseorang semasa kuliah, nah dalam pembahasan kali ini apakah IPK tersebut berperan penting dalam penentuan CPNS 2017-2018? Maka simak Syarat IPK Minimal CPNS Guru 2017-2018 Honorer K2.


Syarat IPK Minimal dalam seleksi CPNS 2017-2018

Agar kita tahu secara pasti pengaruh perolehan IPK dalam mengikuti seleksi CPNS 2017-2018 maka bisa bercermin dengan pelaksanaan CPNS yang telah berlangsung pada waktu sebelumnya.

IPK sendiri sering menjadi perujuk atas penilaian kualitas seseorang untuk menjadi CPNS Guru meskipun memang pada hakikatnya keterampilanlah yang diperlukan saat benar-benar menjadi guru nantinya.

Untuk itu syarat IPK minimal itu sering diberlakukan dengan asumsi bahwa pemilik IPK rendah itu sudah pasti kurang berkualitas meskipun pada kenyataannya IPK yang tinggi pun tak mampu menjamin kualitas pendidikan seseorang.

Pada umumnya minimal IPK yang diperlukan sebagai syarat wajib mengikuti seleksi CPNS baik itu honorer k2 maupun CPNS Guru jalur umum adalah 2,75 kemudian untuk jalur berprestasi cum laude yakni 3,75.

Nah ini juga akan mengurangi saingan sesama pendaftar karena dengan adanya syarat minimal IPK ini maka tidak semua orang bisa ikut mendaftar tes CPNS 2017-2018 tinggal nantinya bagaimana mengenai persiapan yang dilakukan saat mengikuti tes CAT CPNS 2017.

Syarat CPNS Guru 2017-2018 Honorer K2

Tercatat kurang lebih ada 700 ribu orang tenaga honorer yang ada di Indonesia menurut Ketum ‎Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih per akhir 2016 lalu yang meliputi :

  • Tenaga Honorer K2, 
  • PTT, 
  • Pegawai Tetap non PNS, dan 
  • Tenaga Kontrak
Dan pihaknya tengah mengusahakan pengangkatan CPNS terhadap tenaga honorer K2 dan juga tenaga honorer lain, agar semuanya bisa menjadi PNS di tahun 2017-2018.

“Kira-kira sekitar 750 ribu orang. Mudah-mudahan target DPR untuk menetapkan UU ASN pada Maret 2017 bisa terealisasi agar seluruhnya bisa diproses pengangkatan PNS-nya,”

Hingga kini jumlah terbesar adalah di kategori Honorer K2 dengan jumlah yang diketahui yakni 440.000 orang, dan semuanya masih menantikan solusi pemerintah terhadap pengangkatan mereka semua, Titi juga mempetegas bahwa jumlah ini takkan bertambah melainkan berkurang pada saat tahun 2017-2018.

"Saya pastikan, jumlah honorer K2 yang akan diangkat tidak bertambah dari 440 ribu, tapi justru berkurang karena ada yang meninggal, mengundurkan diri, pindah, tidak aktif lagi, dan lainnya. Banyak teman kami yang tidak aktif lagi karena sudah lelah menunggu. Mereka akhirnya pindah profesi. Yang bertahan ya kami yang tua-tua ini," terangnya.

Apakah ada Pengangkatan Honorer secara otomatis CPNS Guru 2017-2018?

Selanjutnya yang menjadi pertanyaan banyak orang khususnya tenaga honorer itu sendiri apakah di tahun 2017-2018 akan ada pengangkatan secara besar-besaran terutama CPNS Guru, mari simak penjelasannya berikut.

Pertama KPK tolak pengangkatan otomatis tenaga honorer K2 tahun 2017-2018

Mengapa demikian? 


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(PANRB) menjalankan sistem merit dalam rekrutmen aparatur sipil negara (ASN). Sistem merit ialah kebijakan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, dengan adanya sistem merit dalam perekrutan ASN, maka bisa menciptakan aparatur negara yang kompeten. Oleh karena itu, Agus menyatakan KPK tidak setuju bila pemerintah memberlakukan kebijakan pengangkatan tenaga honorer secara otomatis.

"Oleh karena itu ya mohon maaf, KPK rekomendasikan Menteri PANRB kita tidak setuju pengangkatan otomatis dari honorer. Anda bisa menyaksikan apa Anda bisa nyaman kalau anak-anak kita dididik oleh guru-guru yang kurang kompeten. Karena honorer biasanya rekrutmennya kurang baik," ujar dia di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Jakarta, Jumat (31/3/2017).

Lalu apa respon Menpan?

Kedua, MENPAN menyetujui saran dari KPK untuk tidak mengangkat secara otomatis CPNS honorer k2.

“Dalam pembahasan dengan MenPAN-RB ini, kami sudah menyatakan sikap untuk tidak ada lagi pengangkatan ASN otomatis. Semuanya harus melalui mekanisme tes. Sedangkan penempatan pejabat harus melalui sistem merit,” terang Ketum KPK.

Lalu bagaimana sudut pandang dari Honorer itu sendiri, berikut salah satu pernyataan tenaga honorer K2 dalam menghadapi situasi ini.

Maaf hampir 13 tahun saya mengabdikam diri saya di Pemerintahan walau hanya sebagai “Budak” dan untuk ukuran kecerdasan dan pengetahuan hukum, saya beberapa kali juga ikut test jalur umum. 

Apa nyana? Selalu gagal. 

Bahkan administrasi saja gagal. Mungkin saya bukan titipan pejabat. Padahal untuk ukuran pengetahuan hukum saya tidak bodoh nianlah ( kata orang Jambi) toch saya adalah penggugat PP 56 tahun 2012. Lawan bukan main-main, Presiden Republik Indonesia. 

Walau gugatan di tolak. Tapi legal standyng saya diterima. Artinya kalah karena nasib saja. Tapi setidaknya, kalau kata mas Aliffuahman ” Walaupun sulit menjatuhkan lawan, saya sudah memberi tahu mereka bahwa saya pernah melawan”

Kemudian bagaimana dengan peraturan yang mengatur tentang Pengangkatan CPNS Honorer K2 tersebut? Lihat Jadwal Pengangkatan CPNS Honorer K2.

Pembahasan UU ASN Terbaru

Pembahasan UU ASN yang akan dibahas pada 5 Juni ternyata batal, tenaga honorer mengaku kecewa.

"Kami kecewa berat, saya dan kawan-kawan dari luar Jawa sampai bela-belain beli tiket pesawat untuk rapat 5 Juni itu. Namun, tiba-tiba rapatnya dibatalkan tanpa alasan jelas," kata Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Maluku Said Amir kepada JPNN.com, Sabtu (3/6).

Keluhan juga diungkapkan Ketua FHK2I Jatim Eko Mardiono. Meski harus urunan untuk membeli uang tiket, Eko dan teman-temannya tidak memasalahkannya.

"Kalau cuma dengar dari omongan kayaknya kurang, makanya kami sepakat korwil dan korda Jatim datang ke Jakarta untuk mendengar langsung rapat pembahasannya," terangnya.

Tidak hanya dari Jatim dan Maluku, wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Jambi, serta provinsi lainnya juga sudah siap menuju Jakarta.

‎Ketua FHK2I DKI Jakarta Nurbaiti juga tak kalah kecewanya. Meski tidak mengeluarkan dana untuk membeli tiket, tapi Nur merasakan pembatalan jadwal secara mendadak membuat honorer terluka.

‎"Kamis (1/6), saya masih komunikasi dengan Pak Arif Wibowo. Kata beliau nanti yang akan memimpin rapat Pak Arif makanya saya konfirmasi ke semua korwil tidak ada perubahan. Eeeh baru siang tadi dapat info dibatalkan ya kami kecewa banget," terangnya. 

Sementara Ketua Presidium Komite Nusantara (KN) ASN Mariani‎ juga terkejut jadwalnya dibatalkan. Padahal, dirinya sudah mengerahkan seluruh perwakilan untuk hadir di rapat Baleg 5 Juni mendatang.

"Waduh, kok batal sih. Ini ada apa ya, kenapa jadwal yang sudah ditetapkan bisa dibatalkan. Kami akan tetap meminta agar Baleg komit dengan janjinya. Surpres sudah turun, apalagi yang ditunda-tunda," serunya. (diulas dari berbagai SUMBER).

Description
: Syarat IPK Minimal CPNS Guru 2017-2018 Honorer K2
Rating
: 4.5
Reviewer
: CPNS Guru
ItemReviewed
: Syarat IPK Minimal CPNS Guru 2017-2018 Honorer K2

Kirim Berita CPNS Terbaru ke Email:

  • Cek Email
  • Klik Link Verifikasi

Info CPNS 2017

Info CPNS 2017
Perhatian!!! CPNS2016.Com tidak terkait dengan Pemerintah, Instansi Menpan maupun Panitia CPNS, untuk informasi resmi CPNS 2017 silahkan cek www.menpan.go.id atau Reg.Panselnas.id, terima kasih.