CPNS 2017-2018 | www.mahkamahagung.go.id ~ CPNS Calon Hakim 2017 selengkapnya tentang Formasi Pendaftaran CPNS MA Mahkamah Agung 2017 yaitu Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017.

Formasi Pendaftaran CPNS MA Mahkamah Agung 2017

Sesuai surat keputusan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di nomor 29 pada tanggal 7 Juli 2017 mengenai kebutuhan pegawai dan aparatur negara, maka terhitung mulai tanggal 1 hingga 26 Agustus 2017 Mahkamah Agung (MA) membuka lowongan pendaftaran untuk di tempatkan pada posisi calon hakim dibawah naungan  Mahkamah Agung.

Lowongan Pendaftaran CPNS Mahkamah Agung 2017

Lowongan pendaftaran ditujukan kepada warga negara berekebangsaan Indonesia baik pria maupun wanita yang memiliki integritas tinggi serta berkomitmen penuh untuk menjadi seorang hakim yang adil dan bersedia ditugaskan pada lingkungan peradilan dibawah naungan Mahkamah Agung di seluruh  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Formasi CPNS MA 2017

Formasi CPNS yang dibuka oleh MA pada tahun anggaran 2017 berjumlah 1.684  calon hakim yang akan ditempatkan pada peradilan agama, peradilan umum, dan peradilan tata usaha negara di seluruh wilayah Indonesia. Kualifikasi yang ditetapkan oleh MA untuk mengisi jabatan calon hakim adalah lulusan sarjana dari jurusan  hukum, sarjana syariah dan sarjana hukum Islam.

Formasi Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017

Adapun formasi calon hakim yang ditawarkan oleh Mahkamah Agung adalah sebagai berikut:




A.  Formasi Umum
No.
Jabatan
Syarat Kualifikasi
Jumlah Formasi
1
Calon Hakim Peradilan Umum
S1 Hukum
907
2
Calon Hakim Peradilan Agama
Sarjana Hukum, Sarjana Syariah dan Sarjana Hukum Islam
543
3
Calom Hakim Peradilan Tata Usaha Negara
S1 Hukum
34

Jumlah
1.484
B.  Formasi Kategori Cumlaude
No.
Jabatan
Syarat Kualifikasi
Jumlah Formasi
1
Calon Hakim Peradilan Umum
S1 Hukum
103
2
Calon Hakim Peradilan Agama
Sarjana Hukum, Sarjana Syariah dan Sarjana Hukum Islam
62
3
Calom Hakim Peradilan Tata Usaha Negara
S1 Hukum
3

Jumlah
168

C. Formasi Khusus untuk Provinsi Papua dan Papua Barat

No.
Jabatan
Syarat Kualifikasi
Jumlah Formasi
1
Calon Hakim Peradilan Umum
S1 Hukum
20
2
Calon Hakim Peradilan Agama
Sarjana Hukum, Sarjana Syariah dan Sarjana Hukum Islam
11
3
Calom Hakim Peradilan Tata Usaha Negara
S1 Hukum
1

Jumlah
32



A.  Formasi Umum
No. Jabatan Syarat Kualifikasi Jumlah Formasi
1 Calon Hakim Peradilan Umum S1 Hukum 907
2 Calon Hakim Peradilan Agama Sarjana Hukum, Sarjana Syariah dan Sarjana Hukum Islam 543
3 Calom Hakim Peradilan Tata Usaha Negara S1 Hukum 34
  Jumlah 1.484

B.  Formasi Kategori Cumlaude
No. Jabatan Syarat Kualifikasi Jumlah Formasi
1 Calon Hakim Peradilan Umum S1 Hukum 103
2 Calon Hakim Peradilan Agama Sarjana Hukum, Sarjana Syariah dan Sarjana Hukum Islam 62
3 Calom Hakim Peradilan Tata Usaha Negara S1 Hukum 3
  Jumlah 168



C. Formasi Khusus untuk Provinsi Papua dan Papua Barat
No. Jabatan Syarat Kualifikasi Jumlah Formasi
1 Calon Hakim Peradilan Umum S1 Hukum 20
2 Calon Hakim Peradilan Agama Sarjana Hukum, Sarjana Syariah dan Sarjana Hukum Islam 11
3 Calom Hakim Peradilan Tata Usaha Negara S1 Hukum 1
  Jumlah 32


Cara Pendaftaran CPNS Mahkammah Agung 2017

Pendaftar yang memenuhi kualifikasi dapat langsung mendaftarkan diri secara online di halaman https://sscn.bkn.go.id  hingga mendapatkan bukti pendaftaran. Selanjutnya pendaftar mengirimkan berkas melalui kantor pos ke alamat kantor wilayah yang dituju.

Proses penerimaan dan seleksi calon Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia tahun 2017 terbuka bagi seluruh warga negara berkebangsaan Indonesia yang merasa memenuhi kualifikasi dalam tabel formasi hakim di atas.

Peserta diwajibkan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang sudah ditetapkan oleh tim.
Peserta yang dinyatakan lulus harus bersedia ditempatkan diseluruh wilayah kerja Mahkamah Agung.

Persyaratan Peserta Formasi Umum dan Cumlaude:
  • Memiliki tubuh yang sehat baik jasmani maupun rohani.
  • Warga negara berkebangsaan Indonesia yang setia, patuh, beriman, dan taat kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945 dan mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Berkelakuan baik dengan menunjukan bukti bahwa tidak pernah terlibat kasus hukum.
  • Tidak pernah diberhentikan secara hormat maupun tidak hormat saat mengabdi sebagai PNS/aparatur negara.
  • Tidak memiliki ikatan dinas sebagai calon ataupun pegawai negeri sipil pada instansi kepemerintahan lain seperti PNS atau anggota TNI maupun Polri.
  • Memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan ketentuan yang diajukan oleh panitia seleksi. 
  • Lulusan dari perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dengan program studi yang sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan mendapat nilai B pada saat Ijazah tersebut diterbitkan. (Untuk Formasi Umum)
  • Lulusan dari perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dengan program studi yang sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan mendapat nilai A pada saat Ijazah tersebut diterbitkan. (Untuk Formasi Cumlaude)
  • Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) dengan nilai minimal 2,75 untuk skala nilai maksimal 4,00 yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy Ijazah maupun dari transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh dekan (dewan pimpinan fakultas) atau yang sederajat.
  • Jika lampiran akreditasi tidak tertulis dalam ijazah maka peserta wajib membawa surat keterangan akreditasi dari pihak fakultas atau jurusan.
  • Memiliki usia paling minimal 22 tahun dan maksimal hingga 32 tahun per tanggal 1 Desember 2017 mendatang.

Persyaratan Peserta formasi khusus  Provinsi Papua dan Papua Barat:
  • Memiliki tubuh yang sehat baik jasmani maupun rohani.
  • Warga negara berkebangsaan Indonesia yang setia, patuh, beriman, dan taat kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945 dan mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Berkelakuan baik dengan menunjukan bukti bahwa tidak pernah terlibat kasus hukum.
  • Tidak pernah diberhentikan secara hormat maupun tidak hormat saat mengabdi sebagai PNS/aparatur negara.
  • Tidak memiliki ikatan dinas sebagai calon ataupun pegawai negeri sipil pada instansi kepemerintahan lain seperti PNS atau anggota TNI maupun Polri.
  • Pelamar untuk formasi khusus untuk wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada nomor 20 tahun 2017/C/3B.
  • Peserta menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD) atau sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat di wilayah Papua dan Papua Barat yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy Ijazah yang dilegalisir oleh pihak sekolah
  • Memiliki garis keturunan asli dari daerah provinsi Papua atau Papua Barat yang dibuktikan dengan foto copy akta kelahiran pihak pelamar, fotokopi KTP ayah kandung dan kartu keluarga dari desa atau kelurahan.
  • Beragama Islam dan wajib dapat membaca serta memahami kitab kuning
  • Memiliki usia paling minimal 22 tahun dan maksimal hingga 32 tahun per tanggal 1 Desember 2017 mendatang.
  • Memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan ketentuan yang diajukan panitia seleksi. 
  • Lulusan dari perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dengan program studi yang sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan mendapat nilai A pada saat Ijazah tersebut diterbitkan.
  • Jika akreditasi tidak tertulis dalam ijazah maka peserta wajib membawa surat keterangan akreditasi dari pihak fakultas atau jurusan.
  • Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) dengan nilai minimal 2,75 untuk skala nilai maksimal 4,00 yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy Ijazah maupun dari transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh dekan (dewan pimpinan fakultas) atau yang sederajat.


Gambar Tata Cara Pendaftaran Calon Hakim MA 2017

Berikut ini kami lampirkan gambar tata cara pendaftaran untuk calon hakim di Mahkamah Agung:


Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017
Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017

Dan berikut kami lampirkan jadwal seleksi dan persyaratan registrasi ulang apabila meserta sudah dinyatakan lulus seleksi menjadi calon hakim:

Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017
Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017
Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017

Gratis Biaya Pendaftaran CPNS Mahkamah Agung 2017

Semua proses pendaftaran, seleksi hingga kelulusan tidak dikenakan biaya, Mahkamah Agung tidak bertanggung jawab atas pungutan dari oknum yang mengatasnamakan diri sebagai tim atau panitia dari Seleksi Calon Hakim Mahkamah Agung, Berkas lamaran yang sudah diterima tim Seleksi calon Hakim Mahkamah Agung 2017 menjadi hak milik, keputusan dari tim bersifat mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat. Peserta disarankan untuk terus memantau setiap perkembangan yang ada di situs resmi Mahkamah Agung.

Pelamar dapat menghubungi pihak call center seleksi calon hakim Mahkamah Agung pada situs Badan Kepegawaian Negara (BKN) (https:/sscn.bkn.go.id) dan situs resmi Mahkamah Agung (www.mahkamahagung.go.id).

Description
: Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017
Rating
: 4.5
Reviewer
: CPNS Guru
ItemReviewed
: Tata Cara Pendaftaran CPNS Calon Hakim MA Mahkamah Agung 2017

Kirim Berita CPNS Terbaru ke Email:

  • Cek Email
  • Klik Link Verifikasi

Info CPNS 2017

Info CPNS 2017
Perhatian!!! CPNS2016.Com tidak terkait dengan Pemerintah, Instansi Menpan maupun Panitia CPNS, untuk informasi resmi CPNS 2017 silahkan cek www.menpan.go.id atau Reg.Panselnas.id, terima kasih.